Pemuda dan Mahasiswa Inerie United
![]() |
Pelantikan Pengurus Baru Pemuda dan Mahasiswa Inerie United di Aula PWI, Denpasar. |
![]() |
Penghargaan buat Dodi Djawa dari Pembina Andreas Dhone |
Wajar apabila banyak siswa tamatan SMA asal Ngada yang mengambil pendidikan sarjana di Pulau Seribu Pura ini.
Para Pemuda dan Mahasiswa asal Ngada yang dikoordinir oleh Vandy Abubakar berpikir untuk membentuk sebuah wadah bagi mahasiswa asal Ngada. Akhirnya pada 28 November 2008 terbentuklah perkumpulan Mahasiswa Inerie United yang kini menjadi salah satu unit resmi di bawah Ikatan Keluarga Ngada (Ikada) Bali.
Menurut salah satu senior Inerie United, Wim Djawa Siu, Inerie United sesungguhnya menjadi wadah organisasi yang tidak saja menyatukan para mahasiswa asal Ngada tapi lebih jauh terbangun kedekatan para mahasiswa dengan sesepuh dan senior Ngada di Bali.
Slogan dan “tagline” Inerie United “Kau
Bha'i La’a Me’a” menurut Wim diartikan bahwa para pemuda dan mahasiswa Ngada di
Bali tetap berharap pendampingan dari para senior di Bali yang menjadi
pengganti orangtua mereka. “Kami meski tinggal jauh dari orangtua karena tugas
belajar tetap merasa mendapatkan perhatian, dukungan dan nasihat dari para
sesepuh di Bali,” ungkapnya.
Inerie United kini dipimpin oleh Josep
Nawa yang menggantikan seniornya Dodi Djawa. Di era Josep Nawa, Inerie United
makin aktif dalam berbagai giat organisasi Ikada maupun Flobamora Bali.
Dalam perjalanan waktu, Inerie United menjadi tulang punggung berbagai kegiatan Ikada Bali. Hal ini membuktikan bahwa kaum muda selalu menjadi agen terdepan dalam hal spirit dan perubahan.
Sepeninggal Vandy Abubakar dan Wim Djawa Siu, Inerie United makin solid dan terus berkreasi dalam berbagai acara khas mahasiswa. Ada kegiatan kunjungan antar mahasiswa Bali dan Jawa Timur. Ada pertandingan sepakbola dan beragam kegiatan positif lainnya.
Dalam perjalanan waktu, Inerie United menjadi tulang punggung berbagai kegiatan Ikada Bali. Hal ini membuktikan bahwa kaum muda selalu menjadi agen terdepan dalam hal spirit dan perubahan.
Sepeninggal Vandy Abubakar dan Wim Djawa Siu, Inerie United makin solid dan terus berkreasi dalam berbagai acara khas mahasiswa. Ada kegiatan kunjungan antar mahasiswa Bali dan Jawa Timur. Ada pertandingan sepakbola dan beragam kegiatan positif lainnya.
Pembina Inerie United, Andreas Dhone
berharap kekompakan dan persatuan yang sudah terpupuk di antara para pemuda dan
mahasiswa asal Ngada menjadi energy positif buat setiap mahasiswa untuk
secepatnya menyelesaikan pendidikan mereka. “Tugas dan tanggung jawab utama sebagai
mahasiwa harus didahulukan,” pungkasnya.
Mantan Ketua Ikada Bali Fritz Reo
mengakui bahwa Inerie United memiliki peran strategis dalam perjalanan
organisasi suka duka Ikada. Bahkan Inerie United terbukti sukses saat diberi mandat menjadi panitia turnamen Ikada Cup. “Saya memilihat adik-adik kita sangat semangat dan
bertanggung jawab menyelesaikan sebuah tugas jika diberi kepercayaan. Tentu
saja kita sangat terbantu dengan peran aktif kaum muda Ngada di sini,”
ungkapnya.
Sementara Ketua Ikada Bali Leo Ago sangat berterima kasih atas kontribusi aktif pemuda dan mahasiswa Inerie yang selalu mendukung berbagai program dan kegiatan Ikada. Beliau berharap para mahasiswa yang sudah kembali ke Ngada tetap menjalin komunikasi dengan para yunior di Bali. "Semoga kebersamaan mereka tidak berakhir dengan selesainya pendidikan mereka di sini," harap ayah dua anak ini.
Hal senada diamini Sekum Ikada Beny Ule Ander yang berharap pola komunikasi dan kedekatan senior dan yunior terus terbangun di tanah rantau ini. “Kami sebagai senior memohon maaf belum bisa berkontribusi banyak di kegiatan akademis seperti seminar dan lain-lain,” ujarnya.
Sementara Ketua Ikada Bali Leo Ago sangat berterima kasih atas kontribusi aktif pemuda dan mahasiswa Inerie yang selalu mendukung berbagai program dan kegiatan Ikada. Beliau berharap para mahasiswa yang sudah kembali ke Ngada tetap menjalin komunikasi dengan para yunior di Bali. "Semoga kebersamaan mereka tidak berakhir dengan selesainya pendidikan mereka di sini," harap ayah dua anak ini.
Hal senada diamini Sekum Ikada Beny Ule Ander yang berharap pola komunikasi dan kedekatan senior dan yunior terus terbangun di tanah rantau ini. “Kami sebagai senior memohon maaf belum bisa berkontribusi banyak di kegiatan akademis seperti seminar dan lain-lain,” ujarnya.
Sesepuh Ikada Morits Sole dikenal
sebagai sosok yang sangat bersahabat dengan para pemuda dan mahasiswa Ngada di
Bali punya pengalaman kesan tersendiri. "Saya lebih senang bergaul dengan anak-anak muda. Mereka gesit dan seperti anak kita sendiri Slogan mereka "kau bhai la'a me'a saya rasa begitu menyentuh hati," tutupnya.