Turnamen Ikada Cup 2017 Kembali Digelar
Warga Ngada diaspora di
Bali antusias menghadiri pembukaan turnamen sepakbola tahunan yang dihelat di
Lapangan Made Pica, Jl Tukad Nyali, Renon, Denpasar, Minggu (23/7/2017).
Acara pembukaan jam 1 siang itu diawali dengan sambutan dari Ketua Ikada Leo
Ago yang mendorong putra-putra terbaik Ngada di Bali memanfaatkan ajang ini
untuk memperlihatkan kualitas sepak bola individu. Karena ajang Ikada Cup
adalah persiapan menyaring pemain berbakat untuk memperkuat skuat PSN
Bali jelang turnamen bergengsi Flobamora Cup 2018 mendatang.
Sementara Ketua Umum Flobamora Bali Yusdi Diaz dalam sambutannya berpesan agar
aturan permainan ditaati sebagai sarana melatih diri. “Jika kita sudah bisa
mengikuti aturan-aturan pertandingan yang ada di lapangan maka dengan
sendirinya kita akan terbiasa untuk mengikuti aturan-aturan yang berlaku di
masyarakat,” ungkapnya.
Panitia Ikada Cup 2017 kali ini adalah keluarga Sub Unit Ai-Ine Bali (Aimere-Inerie) dengan komandan Hendrik
Gata. Dalam arahannya selaku panitia, Hendrik meminta setiap tim sepak bola
mengikuti aturan yang sudah dibahas dalam technical meeting.
Diingatkan Hendrik
bahwa dalam pertandingan sepakbola, keputusan mutlak ada di tangan wasit. Karena
itu, setiap official dan pemain diharapkan untuk menghormati panji-panji
sepakbola nasional. Apalagi tim wasit yang diundang kali ini berlisensi PSSI
yang bernaung di bawah FIFA.
“Kami mengangkat tema
turnamen kali ini “Budayakan Sportifitas dan Persaudaraan Dalam Bertanding. Meku-meku
Ne'e Doa Delu. Mode-mode Ne'e Soga Woe,” tegas Hendrik Gata.
Hal yang patut dikenang dalam pembukaan turnamen ini adalah tendangan
bola pertama dilakukan oleh Bapak Fidelis Seka yang sedang dalam proses
penyembuhan dari sakit stroke yang dideritanya. Fidelis masuk ke lapangan
didampingi senior Morits Solle bersama Ketua Flobamora Yusdi Diaz, Leo Ago dan
Sekum Ikada Beny Ule Ander.
Turnamen kali ini tidak diikuti oleh Sub Unit LBBM karena tempo persiapan yang
sangat minim.