
Dikisahkan, Mama Klara sangat perhatian dengan cucunya. Ketika hendak berangkat ke Bali lewat kapal laut, almarhumah ketinggalan kapal. Saat itu almarhumah terlihat murung dan kecewa berat karena harus menghadiri acara komuni pertama cucunya di Bali. “Namun pada akhirnya Mama Klara tiba di Bali dengan pesawat terbang,” kenang Leo Ago.

Mama Klara Nama akhirnya dimakamkan di kampung halamannya, Serewaru, Ende, 9 Agustus 2017.
Marselinus Sil Paga yang akrab disapa Marsel berkisah tentang ibunya. "Mama wanita yang hebat dan meninggalkan rasa kagum yang luar biasa bagi kami semua," ujarnya lirih.
Hidup sosialitas Mama Klara Nama begitu mengagumkan. Prosesi pemakaman di kampung halamannya dihadiri ratusan orang yang datang silih berganti memberikan doa dan ucapan berbelasungkawa kepada anak-anaknya.
"Hampir semua kegiatan adat dan acara keluarga di Ende dihadiri Mama. Uniknya, Mama Klara selalu membawa "sesuatu" dan mengatakan bahwa itu adalah titipan anak-anaknya dari Denpasar. Padahal kami sama sekali tidak memberi apa-apa. Itulah kehebatan seorang ibu yang tak mau merepotkan anak-anaknya," ungkap Marsel suami dari Novie Tania dan ayah dari Maria Alexandra Adeline Paga.