"Please Forgive
Me". Itulah judul lagu yang selalu dinikmati sebagian besar warga
Ngada.
Lagu ini dinyanyikan Grup Musik papan atas asal Denmark Michael Learns to Rock.
Saat ke Bali, Michael Learns to Rock disambut Ketua Flobamora Bali Yusdi Diaz yang
didampingi Sekretaris I Flobamora Syam Kelilauw dan tim Flobamora Network Ricky
dan Amanda Diaz. Yusdi Diaz menjemput langsung Michael Learns to Rock di Bandara Ngura Rai, Denpasar, Minggu (8/10). Selanjutnya Yusdi Diaz membawa Michael Learns to
Rock makan malam di Suarga Restaurant, Labuan Sait, Kuta Selatan.
Mendengar bahwa lagu-lagu mereka populer di bumi Flobamora Dewata,
Michael Learns to Rock sangat merasa terhormat dan menyampaikan salam serta
ucapan terima kasih seraya berharap musik tetap sebagai sumber inspirasi cinta,
keindangan dan kebaikan buat setiap pribadi. Menurut Yusdi Diaz, Michael Learns to Rock adalah
grup musik yang terkenal di Eropa dan juga terkenal di Asia karena banyak
albumnya yang memperoleh emas atau platina. “Mereka baru selesai melakukan
kunjungan ke Yogyakarta dan akan kembali ke Denmark malam ini,” ujarnya.
Michael Learns to Rock,
sering disingkat MLTR, adalah grup musik sweet pop / soft rock Denmark. Grup
musik ini didirikan pada 21 Maret 1988 oleh penyanyi dan pemain kibor Jascha
Richter (24 Juni 1963), drummer Kåre Wanscher (14 Juni 1969), gitaris Mikkel
Lentz (20 Desember 1968) serta pemain bas dan gitar Søren Madsen (23 April
1967). Pada 2000 Madsen meninggalkan grup musik ini untuk mengembangkan karier
solo, sehingga grup musik ini berubah menjadi tiga personelnya.
Michael Learns to Rock
atau yang biasa disingkat MLTR ini adalah grup band beraliran pop atau pop-soft
rock yang berasal dari Denmark. MLTR dibentuk pada tahun 1988 saat pemain
keyboard, Jascha Richter ingin membentuk sebuah band untuk menyanyikan
lagu-lagu ciptaannya. Ia bersama teman sekolah menengahnya, Kåre Wanscher,
akhirnya sepakat untuk membentuk sebuah band. Namun karena dirasa janggal
bermain hanya dengan dua orang, mereka mengajak Mikkel Lentz dan Søren Madsen
untuk bergabung. Tanggal 15 Maret 1988, adalah kali pertama mereka bermain
bersama. Mereka merekam lagu demo dan mengirimkannya di kompetisi Rock Grand
Prix di Aarhus. Nama Michael Learns to Rock diambil dari nama Michael Jackson.
Tanggal 22 Mei 1988, merupakan penampilan mereka yang pertama pada kompetisi
tersebut dan mereka mendapatkan juara kedua. MLTR melanjutkan dengan bermain
secara live dan pada akhirnya mereka mendapat kesempatan untuk merekam album
pertama mereka yang diberi judul Michael Learns To Rock pada tahun 1991. Album
tersebut tidak terlalu sukses di Amerika, namun sangat mendapatkan antusiasme
pendengar di Denmark dan beberapa negara di Asia termasuk Indonesia.
Album kedua MLTR
dirilis pada Oktober 1993, Colours yang terjual lebih dari satu juta kopi. Ini
juga menjadi kesempatan pertama MLTR untuk tampil di Asia. Album ke tiga,
Played on Pepper dirilis pada Agustus 1995 yang terjual lebih dari satu juta
kopi. Album ini adalah album pertama mereka yang direkam dan diproduksi oleh
mereka sendiri.
Dalam rangka untuk
menyempurnakan kesuksesan mereka, MLTR merilis album The Greatest Hits dengan
judul Paint My Love pada Mei 1996. Album ini terjual tiga juta kopi terutama di
Asia. Album ke empat MLTR, Nothing to Lose dirilis September 1997 yang juga
terjual satu juta kopi. Setelah tur mereka ke Afrika, MLTR memilih untuk
beristirahat sejenak utuk menghabiskan waktu bersama dengan keluarga dan juga
untuk mengembangkan ide baru mereka.
Tahun 2000, Søren
Madsen memutuskan untuk hengkang dari band untuk bersolo karier. Dengan tiga
anggota yang tersisa, mereka mengasilkan album Blue Night yang terjual dengan
baik di Asia. Tahun berikutnya MLTR meluncurkan biografi mereka Something You
Should Know yang ditulis oleh Poul Martin-Bonde. Biografi tersebut juga
diterjemahkan dalam bahasa Inggris dengan judul It Never Rains on Bali.
Setelah meluncurkan
Blue Night, band memilih untuk vakum sejenak, Jascha Richter mengembangkan
proyek album solonya Planet Blue. Tahun 2004, MLTR kembali bergabung dan
merilis album Michael Learns To Rock dan dirilis di Asia dengan nama Take Me To
Your Heart. November 2008, MLTR merilis album ke tujuh mereka dengan judul
Eternity di bawah label mereka sendiri MLTR.
Pada tanggal 11 Juni
2012, MLTR merilis album ke delapan yang berjudul Scandinavia dengan 11
lagu,yaitu: "Renovate My Life", "Scandinavia",
"Hanging On", "Space Commander", "Heaven Is My
Alibi", "Icebreaker", "Shanghaid In Tokyo",
"Crazy World", "Make Me Feel", "Any Way You Want
It" dan "Please Forgive Me".
Oleh: Agust G Thuru
Ribuan buruh diterkam binatang jalang bernama Corona
Dikunyah-kunyah dengan gigi taring para majikan
Dimuntahkan di kamar-kamar k...
Hari ini bukan titik terakhir untuk sebuah perlawatan
Meski harus meninggalkan ketakbisuan kota tua ini
Yang telah menyapa dengan setangkai senyuman...
Ada empat latar belakang para kandidat Pilkada/Pilgub 2018 dilihat dari aspek tempat lahir dan tempat tinggal. Pertama, calon yang sejak berpisah den...
Dan ini benar-benar kisah di negeri kita. Yah, negeri kita, bukan negeri orang lain.Para garong berkeliaran di gedung-gedung megah. Gedung yang kita...
Konon
sebuah helatan Pilgub, Pilkada atau Pilpres harus dimulai proses tahap demi
tahap. Aturan hukum dalam peraturan perundang-undangan mengharuskan...
Tulisan
ini sekedar asal omong. Jadi jangan dipercaya. Tapi untuk direfleksikan boleh.
Ada sebuah negara menggelar pesta demokrasi pemilihan kepala d...
Proses politik pemilu gubernur wakil gubernur NTT sudah dimulai. Hari ini Senin (8/1/18) pasangan calon gubernur wakil gubernur Esthon -Chris telah ...