Tak pelak lagi, saat ini sosok yang dijadikan topic ‘omong-omong’ oleh masyarakat Sumba Timur adalah Gidion Mbilijora dan Matius Kitu. Dua sosok ini adalah putra daerah Sumba Timur yang sudah dikenal luas oleh masyarakat Sumba Timur.
Kontributor Sumba News di Waingapu melaporkan, saat ini dimana dua tiga orang berkumpul, maka yang mereka omongkan adalah siapa Bupati-Wakil Bupati Sumba Timur lima tahun ke depan. Ada banyak nama yang disebut-sebut, tetapi mungkin yang paling banyak diperbincangkan adalah dua nama ini; Mbilijora dan Kitu. Gidion Mbilijora memang bukan sosok yang asing bagi masyarakat Sumba Timur. Mantan Asisten II Sekab Sumba Timur ini dikenal masyarakat luas sebagai pria yang biasa-biasa saja. Dalam karirnya sebagai abdi Negara, sebagai Pegawai negeri Sipil, Mbilijora bukanlah sosok yang menonjol. Ia tampil apa adanya, bicara pun apa adanya dan lebih banyak bekerja daripada bicara.
Ketika iklim politik Pilkada Sumba Timur tahun 2005 silam menghangat, nama Gidion Mbilijora tak ada dalam hitung menghitung secara politis. Partai Golongan Karya yang merupakan Parpol terbesar di Sumba Timur pun nyaris tak pernah menyebut namanya. Konon ada 30 daftar nama yang diusulkan oleh Golkar Sumba Timur untuk menempati posisi sebagai Wakil Bupati mendampingi calon incumbent waktu itu Umbu Mehang Kunda. Tetapi justru Umbu Mehang Kunda menentukan satu nama diluar dari 30 nama yang diusulkan yakni Gidion Mbilijora. Maka jadilah Mbilijora sebagai Calon Wakil Bupati Sumba Timur untuk ikut berkompetisi dalam Pilkada langsung pertama kalinya di Sumba Timur tahun 2005 silam.
Pilkada langsung pada tahun 2005 silam menghantar Gidion menempati kursi Wakil Bupati Sumba Timur. Di mata masyarakat Sumba Timur, pasangan Bupati Umbu Mehang Kunda dan Wakil Bupati Gidion Mbilijora adalah pasangan yang serasi, mesrah dan saling mengusung. Terbukti sampai tahun 2008 lalu tak ada konflik kepentingan antara Bupati Mehang Kunda dan Wakil Bupati Mbilijora. Artinya kedua pemimpin ini hamper pasti seia sekata dan selangkah dalam memimpin Sumba Timur.
Tak pernah terbayang sebelumnya bahwa Gidion bakal menduduki posisi sebagai Bupati Sumba Timur. Tetapi Tuhan memang menghendaki bahwa sejarah Sumba Timur harus terpateri sesuai dengan kehendakNya. Pada Agustus 2008 silam Bupati Sumba Timur Umbu Mehang Kunda berpulang. Rakyat Sumba Timur menangisi kepergiannya, merasakan kehilangan sosok pemimpin yang benar-benar bekerja dan membawa rakyat pada jenjang kesejahteraan yang diidam-idamkan. Sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku maka secara otomatis Wakil Bupati menempati posisi sebagai Bupati. Dan Gidion Mbilijora kemudian dilantik menjadi Bupati Sumba Timur pada awal tahun 2009 lalu.
Gidion Mbilijora yang kini kini masih menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sebagai Bupati Sumba Timur dikenal tekun namun sangat rendah hati. Dengan pengalamannya baik sebagai Wakil Bupati maupun sebagai Bupati, tentu tak bisa disangsikan lagi kemampuannya dalam memimpin Sumba Timur lima tahun ke depan. Figur Gidion memang diunggulkan mayoritas masyarakat Sumba Timur sebagai calon bupati yang bakal dipilih oleh masyarakat pada Pemilukada bulan Juni 2010 mendatang.
Menurut laporan kontributor Sumba News di Waingapu, masyarakat Sumba Timur tampaknya tak ragu lagi memberikan pilihan kepada Gidion. Hal ini karena sosok Gidion Mbilijora dikenal sangat dekat dengan masyarakat. Ia tidak sombong, tidak tinggi hati. Meskipun memangku jabatan sebagai Bupati, namun sikap rendah hati dari putra kelahiran Kahiri ini tetap bersahaja. Kesdahajaannya inilah yang melahirkan simpatik dari masyarakat.
Sosok Gidion Mbilijora yang kini dikenal dengan ‘GBY’ memang sangat dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat. Jika saat ini anda mengelilingi kota Waingapu maka dengan mudah akan menemukan spanduk dengan tulisan GBY lanjutkan, dan tulisan sanjungan lainnya. Spanduk-spanduk tersebut bukan dipasang oleh Tim Sukses atau oleh Gidion tetapi merupakan spontanitas dari kelompok masyarakat yang bersimpatik kepada Gidion.
Selain membicarakan nama Gidion, masyarakat juga membicarakan nama Dokter Matius Kitu. Sosok ini dipilih oleh Partai Golkar untuk mendampingi Gidion Mbilijora sebagai Calon Wakil Bupati. Matius Kitu sangat dikenal oleh masyarakat Sumba Timur karena ia adalah dokter, ahli bedah kelahiran Sumba Timur. Adalah suatu kebanggaan karena Sumba Timur bisa melahirkan putra daerah sendiri yang adalah dokter ahli bedah. Dokter Matius Kitu, SpB ini adalah Kepala Dinas (kadis) Kesehatan Kabupaten Sumba Timur yang dikenal masyarakat sebagai sosok dengan tipikal yang tenang, ramah dan murah senyum itu.Dokter Matius Kitu juga dikenal tenang dan religius, banyak berbuat dan sedikit bicara.
Dari sekian paket yang maju ke Pilkada Sumba Timur, tampaknya pasangan GBY-MK paling siap. Kesuksesan mendulang dukungan secara moral dan secara psikologis sudah diperoleh. Yang sekarang harus dilakukan adalah menggalang dukungan ‘suara rakyat’. Untuk itu Tim Sukses GBY-MK memang sudah menyiapkan jurus-jurus untuk meraup suara mayoritas dari pemilih di Sumba Timur.
Posting Komentar
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.