GuidePedia

0

Pelaku  sejarah berdirinya Credit Union di Indonesia yang juga pelaku berdirinya Silang Pinjam Nasional, cikal bakal Induk Koperasi Kredit, Drs. Robby Tulus juga hadir di Loknas, Open Forum dan RAT Inkopdit Tahun Buku 2017. Minggu 6 Mei 2017  Robby Tulus juga  diberikan kehormatan untuk menyampaikan sambutan dalam kapasitasnya  mewakili International Co-operative Alliance (ICA).

Penasihat Inkopdit ini mengaku merasakan denyut kebahagiaan di Open Forum Inkopdit tahun 2018 ini. Penyebabnya, ini adalah open forum yang paling pertama kali yang dihadiri oleh seorang menteri koperasi sejak forum Inkopdit mulai digelar pada tahun 2010 saat merayakan ulang tahun ke-40.”Namun yang membuat forum ini lebih berbahagia adalah karena Menteri Koperasi bapak Puspayoga adalah sosok yang saya tahu betul sangat menghayati gerakan swadaya yang inklusif, kekuatan sebuah gerakan yang tumbuh dari bawah, dari-oleh dan untuk masyarakat Indonesia dan yang bukan tumbuh dari atas hanya untuk memenuhi kepentingan sekelompok orang tertentu saja”, ujar Robby Tulus. 

Kepada Menkop UKM RI AAN Puspayoga  pria kelahiran Indonesia yang menetap di Kanada ini  memperkenalkan GKKI. Kata dia, GKKI Inkopdit  kini dimiliki oleh 3 juta anggota. Kalau dihitung sejak awal 1970 berarti GKKI sudah mendekati tahun emasnya yaitu usia ke-50. Robby Tulus meyakini peserta Open Forum yang ada di ruangan saat itu  berusia di bawah 50 tahun, sebuah bonus demografi yang menjelmakan gerakan koperasi termudakan.”Pendahulu yang sudah tua-tua seperti saya biar saja. Ibarat surat kabar menjadi edisi terbatas, yang ingin meninggalkan semangat berkoperasi untuk dipelihara generasi penerusnya agar GKKI menjadi lebih glilang gemilang”, ungkap Robby Tulus.

Menurutnya kalau menyimak peta perkoperasian di Indonesia  maupun di banyak Negara anggota ICA lainnya maka sering tampak kecenderungan yang sama, koperasi sudah terlanjur sakit parah barulah menyadari betapa pentingnya  dan bernilainya kesehatan sebuah koperasi. Kalau koperasi sudah terlanjur sakit parah berarti ada pembiaran virus jahat masuk dalam tubuh koperasi terutama para pimpinannya. Virus jahat ini  menerjang secara fisik maupun secara moral.”Virus jahat ini lebih kita kenal dengan uang yang akhir-akhir ini semakin dipuja para pemimpin koperasi  sampai membuahkan sakit akut”, tegas Robby.

Lebih lanjut Robby Tulus  katakan, masih beruntung virus tersebut belum sampai merebak luas dalam tubuh GKKI  sehingga masih bias dikendalikan. Sejak awal pembentukan GKKI, para perintis menyadari bahwa kuman dan virus akan senantiasa  menghantui gerakan koperasi koperasi kredit  sebab  Kopdit berkecimpung dalam pengelolaan uang. Karena itu dicanangkan  cara pencegahannya  dengan menetapkan tiga pilar yakni Pendidikan, Swadaya dan Solidaritas  yang kemudian dikemas menjadi tiga pilar sejak 1971. Tiga pilar ini menjadi nilai dasar dan ideology GKKI sejak tahun 1971. Kemudian tahun 2013 ditambah pilar Inovasi dan tahun ini ditambah dengan Persatuan dalam Keragaman sebagai pilar kelima.

Menurut Robby Tulus  lima pilar ini  disebut juga dengan Pancapilar Kopdit. Puskopdit Flores Mandiri telah menciptakan sebuah brosur yang diberi judul “Membumikan Panca Pilar Kopdit  di bumi Pancasila dengan symbol lima jari  tangan sebagai  inspirasi bagi pengakarannya. Pengukuhan Pancapilar  oleh Menteri Koperasi dan UKM menurut Robby Tulus merupakan wujud nyata dan komitmen GKKI untuk melestarikan Visi awal GKKI yakni “Membangun Gerakan Koperasi Kredit Indonesia yang Mandiri dan Berkelanjutan”.

Tentang tema  Loknas, Open Forum dan RAT tahun 2018 ini yakni “Revitalisasi Peran Strategis GKKI Menuju Integrasi Nasional” Robby Tulus katakana, memang sejalan dengan kebijakan pemerintah atau yang sering didengungkan  Menteri Koperasi dan UKM AAN Puspayoga yakni Rehabilitasi, Reorientasi dan Pengembangan. Sebab dalam tubuh GKKI telah terjadi seleksi alamiah dalam hal pengurangan jumlah koperasi kredit seperti yang dapat dilihat dari data base  Inkopdit. Kemudian focus pada pendekatan atau paradigm kuantitas menuju kualitas dan pengembangan dalam bentuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, kewirausahaan, peningkatan akses pembiayaan, fasilitasi pemasaran, manajemen dan teknologi informasi.***agust g thuru

Posting Komentar

Emoticon
:) :)) ;(( :-) =)) ;( ;-( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ $-) (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.

Aktivitas Warga Ikada Bali

 
Top