Kebersamaan memang merupakan ada khas manusia. Manusia senantiasa mengarahkan dirinya kepada yang lain. Namun kebersamaan itu sering terancam oleh rasa curiga yang muncul dari dalam diri manusia. Rasa curiga itu bahkan bisa menghancurkan sebuah kolegalitas dari suatu paguyuban. Langkah konkrit yang perlu ditempuh dan dibangun untuk mengelakkan rasa curiga demi menciptakan keharmonisan dan persaudaraan antar kita adalah membangun komunikasi.
Dalam perjalanan kurun waktu setahun (Januari - Desember 2017) IKB Flobamora telah membangun komunikasi intern pengurus dan antar ke-26 paguyuban yang berpayung Flobamora. Pada hari Minggu, 21 Januari 2017 diari kebersamaan kembali terukir dalam acara Rapat Akhir Tahun (RAT) Flobamora Bali bertempat di Aula STIKOM Denpasar. Tampil sebagai moderator dalam acara ini adalah Fredrik Billy selaku Sekretaris Umum Flobamora. Bermodalkan segudang pengalaman dan kematangan pribadi, diimbangi senyum dan tawanya yang khas membuat Fredrik semakin simpatik dan menyenangkan seluruh anggota RAT, yang dihadiri 60 orang peserta.
Dengan lantang dan tegas, Bapak IT. Omalor selaku sesepuh dan penasehat menggarisbawahi beberapa hal penting. Pertama, memberikan apresiasi kepada pengurus Flobamora yang saat ini dinahkodai oleh Yoseph Yulius Diaz . Mereka benar-benar kompak dan bersinergi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, termasuk penanganan pelbagai kasus kemanusiaan yang menimpa warga diaspora Flobamora Bali.
Selanjutnya moderator meminta pengarahan Ketua Umum IKB Flobamora Bali sebelum memasuki acara laporan dan evaluasi kinerja kerja tahun 2017. Yusdi Diaz dalam pengarahan singkatnya menyatakan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang diamini sebagai 'motor primus' penggerak utama seluruh kegiatan IKB Flobamora di tahun 2017 sehingga semua tugas dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus paguyuban atas kerjasama yang sudah dibangun. Yusdi sangat mengharapkan dukungan dan kerja sama yang baik untuk membangun kehidupan bersama (bonum commune) yang kita mimpikan.
Realisasi pelaksanaan kegiatan IKB Flobamora Bali tahun 2017 dipaparkan oleh Ketua I Flobamora Ardi Ganggas, sebagai berikut:
I. Biro Hubungan Masyarakat, Informasi dan Komunikasi:
1. Menerbitkan majalah Flobamora Diaspora yang dimotori Komunitas Jurnalis Flobamora (KJF) Bali. Diharapkan majalah ini mendapat dukungan dari semua komunitas Flobamora Bali.
2. Menerbitkan Kartu Tanda Anggota (KTA) bagi warga NTT yang menetap di Bali (Platinum, Gold, Silver dan warna Hijau untuk anak di 17 tahun). Animo warga sangat antusias namun masih terkendala input data online dari setiap warga yang belum difolow up maksimal oleh pengurus unit masing-masing paguyuban sehingga secara kwantitas belum maksimal.
3. Facebook Flobamora Dewata yang setiap saat di update oleh Humas IKB Flobamora (Beny Ule) yang begitu telaten menjawab pertanyaan-pertanyaan dan atau memberikan informasi kepada para warga Flobamora.
4. Website Flobamora Bali antara lain Flobamora-bali.com, Flobamoradewata.com, flobamora-diaspora.com yang menjadi ikon Flobamora Bali tetap menjadi media untuk informasi kegiatan Flobamora yang diupdate oleh Humas dan tim KJF.
5. Humas Flobamora dan Komunitas Jurnalis Flobamora (KJF) Bali selalu ada di dalam setiap kegiatan baik yang bersifat intern Flobamora maupun yang bersifat Ekstern.
II. Biro Organisasi dan Hubungan Kemitraan:
1. Memonitor Ikatan Keluarga yang telah habis masa kepengurusannya untuk segera melakukan Rapat Anggota memilih kepengurusan yang baru.
2. Membuat Surat Keputusan Susunan Personalia Kepengurusan Ikatan Keluarga yang telah melakukan Rapat Anggota.
3. Melakukan pelantikan Kepengurusan Ikatan Keluarga terpilih.
4. Telah menjalin hubungan yang baik dan telah menjadi anggota Forum Komunikasi Antar Etnis Nusantara (FKPEN) Propinsi Bali yang beranggotakan 27 paguyuban, dengan berbagai Ormas yang ada di Bali.
5. Menjalin hubungan yang baik dan telah menjadi anggota Forum Pembaruan Kebangsaan.
6. Telah menjalin hubungan yang baik dengan pemerintah Bali, Kota Denpasar, rapat kordinasi dengan Kesbanglinmas Propinsi maupun Kota Denpasar, TNI/Polri, termasuk dengan Penmprov NTT.
III. Biro Advokasi, Hukum dan Hak-hak Asasi Manusia (BAHUHAM):
1. Melakukan pendampingan hukum terhadap warga Flobamora yang mengalami masalah pidana, yaitu Mariana Dangu (Merry) yang melakukan kekerasan terhadap bayinya (Baby Jack) dari hibungannnya dengan Otmar Daniel Adelsbeger, warga Austria.
2. Melakukan pendampingan hukum bersama satgas Flobamora dan KJF terhadap warga Flobamora yang mengalami masalah dengan managemen Hardys Land yang ingkar janji atas upah pekerjaan proyek saluran di kawasan Nusa Dua.
3. Melakukan pendampingan hukum terhadap warga Flobamora yang mengalami masalah, yakni sdra. Morthon dari Kota Kupang atas laporan Polisi di Polsek Sanur atas kasus rumah tangga.
4. Melakukan kordi nasi yang intensif dengan Dandim 1611 Badung atas meninggalnya Prada Yanuar warga NTT dan mengawal kasus hukum atas tersangka (pembunuh) sampai di Pengadilan Negeri Denpasar.
5. Melakukan kordinasi dengan Satgas Flobamora mengevakuasi seorang gadis belia, asal NTT dari kawasan lokalisasi Denpasar yang merupakan korban tindak pidana perdagangan orang (human trafficking).
6. Melakukan pendampingan dan bantuan hukum bagi orangtua dan keluarga anak- anak dibawah umur yang berasal dari Sumba Barat yang tidak memberikan kesempatan kepada orangtua/keluarga untuk bertemu anaknya di Panti Asuhan Bina Eklesia. Sembilan (9) orang dapat dievakuasi dari Panti Asuhan yang beralamat di Jl. Tukad Pakarisan Gg. XVI No. 1 Panjer.
7. Melakukan pendampingan dan bantuan hukum bargi warga Flobamora atas nama Gede Bhari (IKADA) dalam kasus penusukan dan telah diproses di Polresta Denpasar.
8. Melakukan pendampingan dan bantuan hukum bagi warga Flobamora atas nama Agustinus asal Manggarai Timur dalam kasus lakalantas dimana yang bersangkutan bebas dan tidak melalui proses hukum.
IV. Biro Tanggap Darurat, Lingkungan Hidup:
1. Saat ini Crisis Centre (tanggap darurat) atas kecelakaan, banjir dan kematian dalam kordinasi dengan Bapak Ardi Ganggas selaku Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar.
2. Berkordinasi dengan Bapak Ferdy Hale (pemilik klinik Manu Aman) khusus menangani kasus-kasus kecelakaan (patah tulang).
V. Biro Pemuda dan Olahraga:
1. Mendukung tournament Futsal HIKMAS CUP 2017.
2. Mendukung tournament Sepak Bola SBD CUP 2017
3. Mendukung tournament IKADA CUP 2017.
4. Melaksanakan tournament Flobamora Cup ke VIII 2017 dengan 2 cabang olahraga: Volly Putri dan Futsal.
VI. Biro Pariwisata, Seni dan Budaya:
1. Mengikuti Pawai Pesta Kesenian Bali 2017 yang dilaksanakan pemerintah Propinsi Bali.
2. Berpartisipasi dalam pertunjukan seni berupa tarian Pesta Kesenian Bali 2017 di Art Center.
3. Berpartisipasi dalam mengisi tarian NTT dari berbagai Kabupaten, dalam kegiatan Indonesia Culture Weeks.
4. Berpartisipasi dalam kegiatan Gema Perdamaian di Badjra Sandi Renon.
5. Berpartisipasi dalam Pameran Keris Pusaka Budaya Nusantara.
VII. Biro
Kerohaniaan dan Kedukaan:
1. Aktif di dalam setiap kedukaan bagi warga Flobamora yang mengalami kedukaan.
2. Aktif di dalam setiap kejadian untuk mencari solusi terhadap persoalan yang terjadi di akar rumput.
Setelah saya mencermati kegiatan-kegiatan IKB Flobamora Bali di atas, saya terketuk untuk menyentil ulang kata apresiasi yang disampaikan Bapak Dewan Penasehat dan Bapak Ketua Umum Flobamora. Bahwasanya, kerinduan manusia yang mendesak dan urgent di era serba cepat dan super ini menurut para psikolog adalah apresiasi. Appreciatus dalambahasa Latin berarti menghargai. Mengapa?
Apresiasi hanya mungkin bila ada motivasi tulus, kejujuran merefleksi serta penilaian kritis. Ketiga hal ini memberi bobot plus pada apresiasi. Dalam konteks paguyuban diaspora Flobamora Bali, apresiasi adalah sikap hidup sebagai manifestasi kesadaran akan keberadaannya di sini dan sekarang. Pertanyaan saya adalah bagaimanakah apresiasi kita terhadap Flobamora (sebuah paguyuban diaspora NTT di Bali) dengan seluruh rambu-rambu yang sudah dituangkan dalam AD/RT? Visi dan Misinya? Semua tentunya bermuara pada bonum commune (kebaikan bersama).
Dua moment yang akan membangkitkan gairah kebersamaan kita di tahun 2018:
1. Flobamora Cup yang direncanakan akan dibuka pada tanggal 7 April mendatang. Ardi Ganggas didapuk jadi ketua panitia penyelenggara.
2. Perlombaan "Mars Flobamora" antar paguyuban.
*) Peserta RAT Flobamora Bali 2018 mewakili Ikada Bali.
Posting Komentar
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.