Terkapar di tanah berlumut
Dan denting suara ayam hutan
Membawa sukma ke lereng bukit
Kampung leluhur di Maghilewa
Aku terbangkan rindu
Ke punggung Inerie yang jelita
Dan denting penyair alam liar
Menyandungkan puisi kesederhanaan
Penghuni alam di pucuk pohon aren
Di tengah hijau padi sawah
Aku terjerat pada pesona awan
Yang bercumbu di liang Batukaru
Dan burung-burung terus melolong
Tentang kebesaran ciptaan
Tentang luka-luka alam
Yang diciptakan sejuta akal
Pada tanah yang semakin gundul
Untuk kutanamkan janji
Bahwa dari pulau para dewa
Kutahtakan raga yang sama
Agar ikatan yang telah liat
Tak akan terputus lagi
Aku menyapa kesyahduan
Membalut rindu
Pada pusara -pusara bisu
Yang namanya melekat di liang jiwa
Rindu pun menembus di tetes embun
Di tanah gunung yang bersahabat.
Posting Komentar
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.